Penyakit Autoimun Hashimoto's: The Root of All Evil Episode 1 - Spasmophilia

[p]Tahun 2006, saya didiagnosa dengan [i]hypothyroid[/i]. Disusul dengan diagnosa [i]Hashimoto's thyroiditis[/i] di tahun 2012. Selang tiga tahun, saya didiagnosa dengan [i]spasmophilia[/i]. [i]Hashimoto's thyroiditis[/i] atau [i]Hashimoto's disease[/i] merupakan salah satu penyebab umum terjadinya [i]hypothyro[/i]id. Keduanya memang berhubungan. Lalu bagaimana dengan [i]spasmophilia[/i]?[/p] [p][i]Spasmophilia[/i] ini sebenarnya suatu kondisi tubuh saat sensitivitas saraf motorik tidak normal akibat ketidakseimbangan elektrolit dalam darah, biasanya karena kekurangan kalsium, megnesium, atau kalium. Kondisi tersebut menyebabkan kedutan, kram, dan kejang. Pada kasus yang saya alami, saya sering merasa sakit kepala hebat yang tidak hilang meski sudah minum [i]pain killer [/i]juga kram di beberapa bagian tubuh.[/p] [p]Setelah dirujuk ke dokter spesialis saraf, saya dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen kalsium karena dokter menduga saya kekurangan kalsium. Saya cukup kaget, pasalnya saya adalah penggemar susu. Saya selalu mengonsumsi setidaknya dua gelas susu tinggi kalsium rendah lemak setiap hari. Lalu kenapa saya bisa kekurangan kalsium?[/p] [p]Saat jadwal kontrol rutin untuk [i]Hashimoto's[/i] dengan dokter endokrin, saya pun bercerita mengenai kondisi saya yang didiagnosis dengan [i]spasmophilia[/i] tetapi merasa cukup asupan kalsium. Lalu beliau menjelaskan bahwa orang dengan masalah tiroid memang rentan terhadap kurangnya penyerapan gizi, terutama kalsium dan vitamin D. Jadi, seberapa besar pun asupan gizi yang kita konsumsi tetap tidak akan terserap sempurna. Dan benar saja, hasil tes darah saya menunjukan defisiensi pada kalsium dan vitamin D. [i]Hey, we've found the root of all evil here![/i][/p] [p]Jadi, apakah [i]spasmophilia[/i] masih berhubungan dengan [i]Hashimoto's[/i]? Ya, penyandang [i]Hashimoto's[/i] memiliki risiko terserang [i]spasmophilia[/i]. Akan tetapi, bukan berarti semua penderita [i]spasmophilia[/i] pasti mengalami [i]Hashimoto's[/i].[/p] [p]Lalu, cara terbaik yang bisa dianjurkan oleh dokter saat ini adalah terus mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D sambil terus memantau gejala [i]Hashimoto's[/i] meskipun kadar hormon tiroid saya sudah dalam batas normal. Berolah raga juga menurut beliau dapat membantu penyerapan gizi.  [/p]
diedit pada 22 Mei 2018 13:38

4

Merespon Isi Diskusi

Kolom ini adalah tempat Anda mengirimkan tanggapan Anda mengenai diskusi Anda juga dapat melampirkan gambar, video atau kutipan. Klik Kirim untuk menerbitkan tanggapan Anda.

Anda belum login, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Login