Kanker Mulut, Lidah, Tenggorokan & Paru Kanker Mulut, Lidah, Tenggorokan & Paru

Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosa meliputi Rontgen, CT Scan, MRI, biopsi, maupun pemeriksaan lainnya, untuk mengetahui jenis keganasan dan penyebaran kanker.

Terapi yang paling umum dilakukan adalah Kemoterapi. Kemoterapi adalah memasukkan obat-obatan melalui infus untuk membunuh sel-sel kanker. Efek samping yang paling sering terjadi adalah mual-muntah, mielosupresi (menekan produksi darah), kelelahan, rambut rontok dan sariawan. Hal ini terjadi karena obat kemoterapi tidak hanya membunuh sel kanker tapi juga sel normal yang ikut membelah cepat. Sifat efek samping ini tentunya hanyalah sementara, dan akan hilang ketika proses kemoterapi selesai.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan perubahan pola gaya hidup yang dibutuhkan oleh penderita, mulai dari asupan nutrisi, diet, olahraga dan pengendalian stress.