Gangguan Hati Mencegah dan Memeriksa Kanker Hati

[p][i]Materi berikut diambil dari brosur Yayasan Kanker Indonesia dan merupakan adaptasi dari buku Informasi Dasar tentang Kanker yang diterbitkan oleh Yayasan Kanker Indonesia bekerjasama dengan Program for Appropriate Technology in Health (PATH).[/i][/p] [p]---[/p] [p]Perilaku hidup sehat dapat mengurangi risiko terserang kanker hati, yaitu dengan banyak mengonsumsi makanan segar dan menghindari konsumsi alkohol. Selain itu, terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kanker hati, di antaranya adalah sebagai berikut.[/p] [list] [*]melakukan imunisasi Hepatitis B [*]menghindari konsumsi makanan yang mengandung aflatoxin akibat tercemar jamur [*]menghindari konsumsi makanan yang diawetkan [/list] [p]Kanker hati stadium dini sulit dideteksi secara umum. Untuk itu, Anda perlu melakukan pemeriksaan berkala agar apabila terserang dapat ditangani selagi stadium dini. USG adalah salah satu cara pemeriksaan untuk mendeteksi kanker hati dengan menggunakan ultrasonografi. Cara ini merupakan pemeriksaan penyaring yang paling sederhana.[/p] [p]Jika hasil pemeriksaan USG menunjukkan indikasi yang mengarah pada kanker hati, pasien perlu melakukan pemeriksaan laboratoriu untuk melihat kadar Alfa Feto Protein (AFP). Apabila kadar AFP dalam darah tinggi, perlu dicurigai adanya kanker hati.[/p] [p]Terakhir, untuk memastikan apakah seseorang benar mengidap penyakit kanker hati, perlu dilakukan biopsi jaringan hati, yaitu pengambilan sampel jaringan hati untuk diperiksa apakah terdapat sel hati yang berubah menjadi sel kanker. Pemeriksaan ini dilakukan jika ditemukan kelainan yang mencurigakan pada pemeriksaan USG atau laboratorium.[/p]

4

Merespon Isi Diskusi

Kolom ini adalah tempat Anda mengirimkan tanggapan Anda mengenai diskusi Anda juga dapat melampirkan gambar, video atau kutipan. Klik Kirim untuk menerbitkan tanggapan Anda.

Anda belum login, Anda tidak dapat mengirimkan komentar. Login